Wanita sulit dimengerti ya mungkin..? hehehehe. banyak banget sikap wanita yang nggak akan kita (laki laki) mengerti. bukan bermaksud apa apa, cuma agar para lelaki juga tahu wanita itu perlu dimengerti . ini dia list apa saja sindrom dari wanita yang nggak bisa hilang:
1. Nangisuitis
Akibat terlalu sensitif. Gejalanya bibir cemberut, mata kedip-kedip. Efek sampingnya mata bengkak, saputangan banjir, hidung meler, bawaannya ngurung diri atau terkena penyakit Curhatitis A.
Penyakit ini bisa diobati dengan obat Tegaridol, OBH (Obat Berhati Hamba).
2. Curhatitis
Bawaannya ingin di dengarkan terus, Efek samping rahasia orang bisa bocor, terkena Nangisuitis.Penyakit ini bisa diarahkan positif jika ia bercuhatitisnya ke orang yang tepat, apalagi sama Tuhan...
3. Shooping Syndrome
Gejalanya pengen jalan mulu, mata melotot, Efek sampingnya lidah ngiler, dompet jadi tipis. Jika sudah masuk stadium 4 (parah banget) dompet cowoknya ikut tipis.
Coba minum hematcold atau tablet PD (Pengendalian Diri).
4. Cerewetisme
Lebih parah dari Curhatitis B, tidak mengandung titik koma. Efek samping muncrat, telinga panas , dada cowoknya bisa jadi lebih halus karena sering mengelus.
Lebih cepat segera diredakan.
5. Lamanian Dandanitos
Pengennya diem depan cermin. Tangan kiri gatel-gatel pengen pegang sisir, tangan kanan kram-kram pengen teplok-teplok pipi pake bedak. Efek samping: menor, telat, cowoknya berkarat, gak kebagian makanan. Minum segera Sari Bawak (Bagi Waktu) dan Taperi (tambah percaya diri). Buat cowok minum Toleransikipil 230 sendok sehari sesudah dan sebelum mandi.
6. Cemburunotomy
Gejala muka lonjong, tangan mengepal, alis menukik.
Coba cegah dengan obat sirup prasangka baik tiga sendok sehari, Pil pengertian dan tablet selidiki dahulu.
7. Ngambekilation
Gejala hampir sama dengan Cemburubotomy.
Minum Sabaron dan Bersyukurinis.
sumber http://sirremojr.blogspot.com/2010/08/misteri-wanita-yang-harus-kamu-tau.html
Senin, 24 Oktober 2011
7 Faktor Wanita Ingin Selingkuh
Bukan hanya pria yang gemar berselingkuh. Faktanya, ada juga wanita yang menyimpang dari pasangannya. Namun banyak alasan di balik keinginan wanita berselingkuh.
1. Balas Dendam
Psikolog dari Los Angeles Seth Meyers, Psy.D mengatakan wanita melakukan kecurangan bisa karena ingin balas dendam. Menurut wanita, pria tidak akan memiliki pengaruh emosional bila tidak merasakan hal yang sama. Dan balas dendam adalah cara menyamakan skor dan mengembalikan hubungan.
2. Penghilang stres
Perselingkuhan adalah cara untuk menghilangkan stres, menciptakan sensasi baru dan mengobati rasa sakit diri sendiri. Tapi sebagian besar wanita akan membicarakan dulu terhadap pasangannya mengenai keluhannya. Bila tidak ada tanggapan baru ia melakukan hal tersebut.
3. Mengembalikan konektivitas perasaan
Dalam hubungan jangka panjang, perasaan bisa menjadi berbeda dibanding pertama kali bertemu. Dan beberapa orang percaya dengan berselingkuh kadar kimia dalam tubuhnya bisa kembali bergairah seperti awal jatuh cinta.
4. Pelampiasan
Wanita yang berumah tangga bisa saja melakukan perselingkuhan karena merasa stres dan butuh pelampiasan. Menemukan orang baru adalah caranya untuk lepas dari beban di dalam rumah.
5. Seks yang membosankan
Dari sebuah penelitian disebutkan bahwa pasangan yang telah lama bersama-sama sering mengeluh seks mereka membosankan atau basi. Wanita juga merasa menipu pasangannya karena sadar tidak ada lagi spontanitas dalam hubungan mereka. Perselingkuhan adalah jalan keluar untuk memuaskan dorongan mereka.
6. Kesiapan
Jika wanita merasa bahwa ia dan pasangannya tidak lagi memiliki kesamaan untuk melakukan suatu kegiatan bersama, maka ia bisa terseret emosinya dengan seseorang yang bisa berbagi minat yang sama. Namun urusan emosional bisa dengan cepat berkembang ke tingkat berikutnya menjadi urusan seksual. Dan perselingkuhan adalah cara wanita mengisi kekosongan.
7. Menghidupkan masa lalu
Berselingkuh layaknya menjalani hubungan baru. Ada perasaan berbeda bermain disana. Mengembalikan wanita ke masa mudanya, membuatnya merasa hidup kembali. Itu membuat ia merasa lebih seksi, ceria dan menarik.
12 Tipe Perempuan Lajang
Setiap orang pasti memiliki pemikiran dan impian-impian tentang suatu hubungan yang bahagia. Michelle Cove, seorang penulis, melakukan penelitian dengan mewawancarai lebih dari 100 perempuan. Dia mencoba menentukan apa saja yang menjadi keinginan dan mimpi dari para perempuan lajang tentang suatu hubungan. Setelah mewawancarai para peremuan tersebut, Cove menyimpulkan semua keinginan dan impian tersebut dalam 12 kategori.

1. Pencari "soulmate"
Perempuan ini percaya setiap orang memiliki belahan jiwa dan ia akan melakukan apa saja untuk bisa menemukan "the one". Sayangnya, kadang-kadang ia terlalu terfokus untuk mencari pria yang tepat sehingga melewatkan pria-pria lain yang mungkin akan cocok untuknya.
2. Ingin bangkit
Lajang yang baru saja mengakhiri hubungan yang menyakitkan akan melakukan apa pun yang bisa dilakukan untuk bangkit dari keterpurukan dan menjadi lebih baik. Ia tidak menyesali apa yang terjadi dan berusaha mengambil hikmah dari semua peristiwa yang terjadi.
3. Mengalir saja
Perempuan seperti ini lebih suka membiarkan hidupnya mengalir begitu saja. Dia lebih suka hidup sendiri daripada berburu pria dengan berbagai cara. Bila akhirnya ia bertemu jodoh, hal itu terjadi secara alami.
4. Menunggu
Mereka percaya dengan kisah-kisah dongeng, di mana para perempuan menunggu untuk "diselamatkan" oleh seorang pangeran. Perempuan ini yakin suatu saat akan ada pria yang mampu mengangkat kehidupannya dan ia memilih menunggu kehadiran pria tersebut.
5. Telat kawin
Seumur hidupnya ia memuaskan keinginan dirinya untuk meraih kepuasan, entah itu dalam karier, pergaulan, maupun pencapaian lainnya. Ketika akhirnya ia merasa sudah waktunya mencari calon suami, ia menghentikan begitu saja segala aktivitas yang semula menjadi prioritasnya.
6. Tipe bebas
Perempuan pada kategori ini selalu mengkhawatirkan apakah dia harus memilih antara hidup sendiri dan berkomitmen. Biasanya, dia akan memilih hidup sendiri, tetapi bebas menentukan arah hidupnya.
7. Ingin menikah
Perempuan ini biasanya baru akan berkhayal tentang suatu pernikahan setelah seumur hidupnya tidak memedulikan konsep pernikahan. Hal ini biasanya terdorong oleh suatu peristiwa besar yang membuka pikirannya bahwa sesuatu yang semula diyakininya ternyata tidak tepat.
8. Pembelot
Perempuan yang tak lagi ingin hidup dengan cara yang sama yang dijalani komunitasnya meskipun dulunya ia juga penganut gaya hidup tersebut. Ia ingin menemukan cara yang sesuai dengan pilihan hatinya meskipun itu berarti harus meninggalkan teman-temannya.
9. Ingin beda
Perempuan yang ingin menikah, tetapi juga merasakan kekuatan untuk menjalani suatu pernikahan yang tidak konvensional. Perbedaan itu bisa dimulai sejak menentukan konsep pernikahannya.
10. Menjadi ibu
Perempuan ini selalu berpikir, suatu saat ia pasti akan menjadi ibu. Namun, dia berharap tidak ada orang lain yang mendesaknya segera mewujudkan harapannya itu. Bahkan, kadang-kadang ia sebenarnya merasa tidak harus menikah untuk mempunyai anak.
11. Lambat dan mantap
Perempuan ini, mungkin juga seperti kebanyakan perempuan pada umumnya, berharap menikah pada waktu yang tepat. Sementara itu, dia akan berusaha sekuat tenaga untuk tidak menghiraukan segala desakan atau tekanan dari teman-teman atau keluarganya untuk segera menikah.
12. Para perintis
Perempuan ini merasa kehidupan pernikahan tidak cocok untuknya. Maka, ia mencoba menemukan cara baru untuk mendapatkan kebahagiaan.
Setiap orang pasti memiliki kategori sendiri karena pada dasarnya jalan hidup setiap orang memang berbeda. Tidak ada orang yang sempurna dalam menjalani sebuah hubungan. Jadi, termasuk dalam kategori apakah Anda?
sumber http://menujuhijau.blogspot.com/2010/10/12-tipe-perempuan-

1. Pencari "soulmate"
Perempuan ini percaya setiap orang memiliki belahan jiwa dan ia akan melakukan apa saja untuk bisa menemukan "the one". Sayangnya, kadang-kadang ia terlalu terfokus untuk mencari pria yang tepat sehingga melewatkan pria-pria lain yang mungkin akan cocok untuknya.
2. Ingin bangkit
Lajang yang baru saja mengakhiri hubungan yang menyakitkan akan melakukan apa pun yang bisa dilakukan untuk bangkit dari keterpurukan dan menjadi lebih baik. Ia tidak menyesali apa yang terjadi dan berusaha mengambil hikmah dari semua peristiwa yang terjadi.
3. Mengalir saja
Perempuan seperti ini lebih suka membiarkan hidupnya mengalir begitu saja. Dia lebih suka hidup sendiri daripada berburu pria dengan berbagai cara. Bila akhirnya ia bertemu jodoh, hal itu terjadi secara alami.
4. Menunggu
Mereka percaya dengan kisah-kisah dongeng, di mana para perempuan menunggu untuk "diselamatkan" oleh seorang pangeran. Perempuan ini yakin suatu saat akan ada pria yang mampu mengangkat kehidupannya dan ia memilih menunggu kehadiran pria tersebut.
5. Telat kawin
Seumur hidupnya ia memuaskan keinginan dirinya untuk meraih kepuasan, entah itu dalam karier, pergaulan, maupun pencapaian lainnya. Ketika akhirnya ia merasa sudah waktunya mencari calon suami, ia menghentikan begitu saja segala aktivitas yang semula menjadi prioritasnya.
6. Tipe bebas
Perempuan pada kategori ini selalu mengkhawatirkan apakah dia harus memilih antara hidup sendiri dan berkomitmen. Biasanya, dia akan memilih hidup sendiri, tetapi bebas menentukan arah hidupnya.
7. Ingin menikah
Perempuan ini biasanya baru akan berkhayal tentang suatu pernikahan setelah seumur hidupnya tidak memedulikan konsep pernikahan. Hal ini biasanya terdorong oleh suatu peristiwa besar yang membuka pikirannya bahwa sesuatu yang semula diyakininya ternyata tidak tepat.
8. Pembelot
Perempuan yang tak lagi ingin hidup dengan cara yang sama yang dijalani komunitasnya meskipun dulunya ia juga penganut gaya hidup tersebut. Ia ingin menemukan cara yang sesuai dengan pilihan hatinya meskipun itu berarti harus meninggalkan teman-temannya.
9. Ingin beda
Perempuan yang ingin menikah, tetapi juga merasakan kekuatan untuk menjalani suatu pernikahan yang tidak konvensional. Perbedaan itu bisa dimulai sejak menentukan konsep pernikahannya.
10. Menjadi ibu
Perempuan ini selalu berpikir, suatu saat ia pasti akan menjadi ibu. Namun, dia berharap tidak ada orang lain yang mendesaknya segera mewujudkan harapannya itu. Bahkan, kadang-kadang ia sebenarnya merasa tidak harus menikah untuk mempunyai anak.
11. Lambat dan mantap
Perempuan ini, mungkin juga seperti kebanyakan perempuan pada umumnya, berharap menikah pada waktu yang tepat. Sementara itu, dia akan berusaha sekuat tenaga untuk tidak menghiraukan segala desakan atau tekanan dari teman-teman atau keluarganya untuk segera menikah.
12. Para perintis
Perempuan ini merasa kehidupan pernikahan tidak cocok untuknya. Maka, ia mencoba menemukan cara baru untuk mendapatkan kebahagiaan.
Setiap orang pasti memiliki kategori sendiri karena pada dasarnya jalan hidup setiap orang memang berbeda. Tidak ada orang yang sempurna dalam menjalani sebuah hubungan. Jadi, termasuk dalam kategori apakah Anda?
sumber http://menujuhijau.blogspot.com/2010/10/12-tipe-perempuan-
Rabu, 29 Desember 2010
BUDAYA NGOPI di KALANGAN MAHASISWA KOTA MALANG
Matahari mulai tenggelam pertanda malam telah datang. Bagi orang-orang di desa datangnya malam menjadi batas waktu untuk mengakhiri segala aktifitas luar rumah, biasanya mereka hanya menghabiskan malam dengan berkumpul bersama anggota keluarga atau para teman di dalam rumah, walaupun ada juga yang menyempatkan diri pergi ke kedai-kedai kopi yg ada di desa mereka untuk mencari segelas minuman hangat sambil bersosialisasi dengan orang yang dikenalnya.
Tidak demikian untuk orang-orang yang berada di kota-kota besar, termasuk kota Malang. Di kota Malang datang nya malam malah menjadi berkah bagi sebagian orang, terbenamnya matahari menjadi saat untuk mengawali aktifitas bagi mereka, saatnya mengais rejeki untuk kebutuhan sehari-hari, dan ada pula yang hanya mencari hiburan untuk melepaskan kepenatan selama seharian, atau pun sekedar kumpul kumpul bersama temen temen ditempat keramaian.
Salah satu bentuk aktifitas di malam hari adalah meminum kopi (ngopi) bareng temen temen, baik itu di cafe, kedai kopi ataupun lesehan dadakan di emperan toko (biasanya dibuka pada saat toko-toko mulai tutup).
Saat ini kopi sudah bukan lagi hanya menjadi minuman penghangat tubuh dipagi hari sebelum memulai aktifitas, tapi kopi sudah menjadi salah satu budaya. Ini bisa dilihat dari seringnya tuan rumah menyajikan kopi bagi para tetamunya, pengusaha yang menjamu relasi bisnisnya di cafe, pemuda yang berinteraksi dengan sesamanya di kedai-kedai kopi, atau pun mahasiswa yang mengerjakan tugas-tugas kelompok sambil ngopi di kantin kampus.
Kehidupan mahasiswa memang tidak jauh dari kegiatan utamanya yaitu menuntut ilmu, dan pastinya sesuai dengan jurusan yang dipilihnya. Selain itu seorang mahasiswa juga dapat mengikuti berbagai kegiatan-kegiatan UKM yang diminatinya. Dari berbagai aktifitas yang dilakukan mahasiswa, proses sosialisasi merupakan hal yang tidak dapat dipandang sebelah mata. Proses interaksi sosial adalah hal wajib yang harus dimiliki mahasiswa demi mematangkan dan memupuk kreatifitas intelektualnya. Dapat dimulai dari diskusi kecil dalam kegiatan akademisi, organisasi ataupun sampai komunitas yang diikuti oleh mahasiswa.
Entah latah atau kebetulan, kehidupan malam para mahasiswa banyak yang dihabiskan untuk kegiatan nongkrong-nongkrong sesama teman. Dan kopi dapat dikatakan sebagai teman setia para mahasiswa (pada khususnya) untuk melewati waktu malam. Dengan acara seperti ini, akan didapat banyak hal dari segi sosiaitasnya (mengesampingkan segala kekurangan dan keburukan budaya seperti ini). Dengan duduk santai ditemani secangkir kopi dapat membuka cakrawala kehidupan yang mungkin tidak ada dalam bangku perkuliahan yang diikuti.
Tidak demikian untuk orang-orang yang berada di kota-kota besar, termasuk kota Malang. Di kota Malang datang nya malam malah menjadi berkah bagi sebagian orang, terbenamnya matahari menjadi saat untuk mengawali aktifitas bagi mereka, saatnya mengais rejeki untuk kebutuhan sehari-hari, dan ada pula yang hanya mencari hiburan untuk melepaskan kepenatan selama seharian, atau pun sekedar kumpul kumpul bersama temen temen ditempat keramaian.
Salah satu bentuk aktifitas di malam hari adalah meminum kopi (ngopi) bareng temen temen, baik itu di cafe, kedai kopi ataupun lesehan dadakan di emperan toko (biasanya dibuka pada saat toko-toko mulai tutup).
Saat ini kopi sudah bukan lagi hanya menjadi minuman penghangat tubuh dipagi hari sebelum memulai aktifitas, tapi kopi sudah menjadi salah satu budaya. Ini bisa dilihat dari seringnya tuan rumah menyajikan kopi bagi para tetamunya, pengusaha yang menjamu relasi bisnisnya di cafe, pemuda yang berinteraksi dengan sesamanya di kedai-kedai kopi, atau pun mahasiswa yang mengerjakan tugas-tugas kelompok sambil ngopi di kantin kampus.
Kehidupan mahasiswa memang tidak jauh dari kegiatan utamanya yaitu menuntut ilmu, dan pastinya sesuai dengan jurusan yang dipilihnya. Selain itu seorang mahasiswa juga dapat mengikuti berbagai kegiatan-kegiatan UKM yang diminatinya. Dari berbagai aktifitas yang dilakukan mahasiswa, proses sosialisasi merupakan hal yang tidak dapat dipandang sebelah mata. Proses interaksi sosial adalah hal wajib yang harus dimiliki mahasiswa demi mematangkan dan memupuk kreatifitas intelektualnya. Dapat dimulai dari diskusi kecil dalam kegiatan akademisi, organisasi ataupun sampai komunitas yang diikuti oleh mahasiswa.
Entah latah atau kebetulan, kehidupan malam para mahasiswa banyak yang dihabiskan untuk kegiatan nongkrong-nongkrong sesama teman. Dan kopi dapat dikatakan sebagai teman setia para mahasiswa (pada khususnya) untuk melewati waktu malam. Dengan acara seperti ini, akan didapat banyak hal dari segi sosiaitasnya (mengesampingkan segala kekurangan dan keburukan budaya seperti ini). Dengan duduk santai ditemani secangkir kopi dapat membuka cakrawala kehidupan yang mungkin tidak ada dalam bangku perkuliahan yang diikuti.
Kedai Kopi Untung, Timnas Bernasib Buntung
Malang – Kekecewaan tampak diraut wajah ratusan para pendukung setia timnas Indonesia, saat nonton bareng (nobar) laga leg kedua final Piala AFF 2010. Menunggu gol dari para pemain Merah putih tak kunjung datang.
Namun, berbeda dengan pemilik kedai kopi yang menjadi tempat nobar timnas Indonesia lawan Malaysia. Ia malah gembira karena warungnya ramai, diburu pembeli.
Hal itu dirasakan Uli (37), salah satu pemilik Kedai kopi Medan yang berlokasi di Jl Kura-Kura, Keluraha Merjosari, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. saat ditanya beritajatim.com, untung warungnya lumayan tinggi. ”Ya Alhamdulillah, untungnya memuaskan. Banyak pembeli kpi dan menu lainnya,” katanya, saat ditemui usai selesai nobar.
Dibanding hari biasanya aku Uli, sebelum ada nonton bareng, maksimal mendapat keuntungan hanya mampu Rp 500 ribu. Namun, kalau ada nobat piala AFF, mampu mencapai Rp 1 juta. ”Malam ini alhamdulillah, mencapai Rp 1 juta lebih. Kalau hari biasa, tak ada nobar, hanya mampu Rp 500 ribu,” akunya.
Ditanya apa sangat bahagia walau timnas Merah Putih tak mampu menjadi juara di Piala AFF 2010? Uli menjawab, walaupun Kedainya untung, ia mengaku tetap kecewa karena timnas tak mampu jadi juara. ”Namun, menang dikandang itu sudah luar biasa, walaupun tak mampu jadi juara Piala AFF,” katanya.
Sementara itu, dari awal, nobar, saat lagu Indonesia Raya dikumadangkan, walaupun tak hadir ke Stadion Utam Gelosa Bung Karno (SUGBK) Jakarta menyaksikan langsung laga leg kedua Final Indonesia lawan Malaysia, para penonton juga ikut menyanyikan lagu Indonesia Raya.
”Ayo kita ikut menyanyikan lagu Indonesia Raya. Agar timnas Juara,” ajak salah satu penonton yang nobar di Kedai Kopi Medan itu. Dengan kompak, ratusan penonton menyanyikannya.
Suporter Timnas Indonesia yang nobar di Kedai Kopi Medan itu memang terlihat membludak. Walaupun lesehan, pendukung setia tim Gadura tetap tumplek-blek di Kedai tersebut.
Tidak hanya di Kedai Kopi Medan, di banyak Cafe di wilayah Dinoyo Kota Malang, juga mengalami hal yang sama. Setelah pertandingan usai, dengan sekor 2-1 atas Indonesia, para suporter timnas tetap mengaku kecewa. ”Ya jelas kecewa mas. Tapi apa daya, sudah tak bisa berbuat apa lagi. Semoga tahun depan timnas Garuda bisa juara,” harapnya
Namun, berbeda dengan pemilik kedai kopi yang menjadi tempat nobar timnas Indonesia lawan Malaysia. Ia malah gembira karena warungnya ramai, diburu pembeli.
Hal itu dirasakan Uli (37), salah satu pemilik Kedai kopi Medan yang berlokasi di Jl Kura-Kura, Keluraha Merjosari, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. saat ditanya beritajatim.com, untung warungnya lumayan tinggi. ”Ya Alhamdulillah, untungnya memuaskan. Banyak pembeli kpi dan menu lainnya,” katanya, saat ditemui usai selesai nobar.
Dibanding hari biasanya aku Uli, sebelum ada nonton bareng, maksimal mendapat keuntungan hanya mampu Rp 500 ribu. Namun, kalau ada nobat piala AFF, mampu mencapai Rp 1 juta. ”Malam ini alhamdulillah, mencapai Rp 1 juta lebih. Kalau hari biasa, tak ada nobar, hanya mampu Rp 500 ribu,” akunya.
Ditanya apa sangat bahagia walau timnas Merah Putih tak mampu menjadi juara di Piala AFF 2010? Uli menjawab, walaupun Kedainya untung, ia mengaku tetap kecewa karena timnas tak mampu jadi juara. ”Namun, menang dikandang itu sudah luar biasa, walaupun tak mampu jadi juara Piala AFF,” katanya.
Sementara itu, dari awal, nobar, saat lagu Indonesia Raya dikumadangkan, walaupun tak hadir ke Stadion Utam Gelosa Bung Karno (SUGBK) Jakarta menyaksikan langsung laga leg kedua Final Indonesia lawan Malaysia, para penonton juga ikut menyanyikan lagu Indonesia Raya.
”Ayo kita ikut menyanyikan lagu Indonesia Raya. Agar timnas Juara,” ajak salah satu penonton yang nobar di Kedai Kopi Medan itu. Dengan kompak, ratusan penonton menyanyikannya.
Suporter Timnas Indonesia yang nobar di Kedai Kopi Medan itu memang terlihat membludak. Walaupun lesehan, pendukung setia tim Gadura tetap tumplek-blek di Kedai tersebut.
Tidak hanya di Kedai Kopi Medan, di banyak Cafe di wilayah Dinoyo Kota Malang, juga mengalami hal yang sama. Setelah pertandingan usai, dengan sekor 2-1 atas Indonesia, para suporter timnas tetap mengaku kecewa. ”Ya jelas kecewa mas. Tapi apa daya, sudah tak bisa berbuat apa lagi. Semoga tahun depan timnas Garuda bisa juara,” harapnya
Heboh! Tanaman Cabe Rawit Tingginya 3 Meter
Reporter : M Subkhi
Pasuruan – Umumnya, tanaman cabe rawit biasanya hanya tumbuh atau hidup paling lama 3 bulan dan tingginya maksimal 1 meter. Namun, berbeda dengan tanaman cabe rawit milik Abdurrahman (43), pria tiga anak warga jalan Layur Kelurahan Gempeng, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan ini.
Pasalnya, meskipun terlihat seperti tanaman cabe rawit pada umumnya. Namun, tanaman cabe rawit milik pria arab itu memiliki sejumlah keistimewaan yang tak dimiliki tanaman cabe rawit lainnya. Sebab, tanaman cabenya ini usianya cukup panjang, yakni 15 bulan dan tingginya 3 meter. Selain itu, soal rasa, cabe rawit milik pria penghobi bonsai ini sangat pedas.
Abdurrahman menuturkan, tanaman cabe rawit miliknya ini awalnya adalah tanaman yang tumbuh liar di pekarangan samping rumahnya. Namun, lantaran sayang jika dibuang sia-sia, kemudian dia pun memeliharanya hingga tumbuh subur dan berbuah lebat sampai sekarang. Karena itu, untuk keperluan dapur pun, dia mengaku tak pernah membeli cabe di pasar.
“Tumbuh sendiri asalnya, di pekarangan ini. Ya alhamdulillah terus hidup subur, ya sampai sekarang ini. Pada umumnya, tanaman cabe itu, biasanya paling tingginya hanya satu meter dan usianya tiga bulan dan kemudian mati. Berbeda dengan cabe milik saya ini, tingginya 3 meter dan usianya sudah 15 bulan” kata Abdurrahman, pemilik tanaman cabe Rabu (29/12/2010).
Dijelaskan Abdurrahman, tak hanya mampu bertahan hidup hingga tahunan. Namun, tanaman cabe rawit miliknya tersebut juga terus menerus berbuah. Yakni, berbuah sepanjang tahun, alias buahnya tidak ada habisnya. ”Ini cabe rawit biasa, buat sambel itu. Cuman buahnya tidak putus, atau terus berbuah alias non stop. Rasanya enak pas, pedesnya," imbuhnya
Pasuruan – Umumnya, tanaman cabe rawit biasanya hanya tumbuh atau hidup paling lama 3 bulan dan tingginya maksimal 1 meter. Namun, berbeda dengan tanaman cabe rawit milik Abdurrahman (43), pria tiga anak warga jalan Layur Kelurahan Gempeng, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan ini.
Pasalnya, meskipun terlihat seperti tanaman cabe rawit pada umumnya. Namun, tanaman cabe rawit milik pria arab itu memiliki sejumlah keistimewaan yang tak dimiliki tanaman cabe rawit lainnya. Sebab, tanaman cabenya ini usianya cukup panjang, yakni 15 bulan dan tingginya 3 meter. Selain itu, soal rasa, cabe rawit milik pria penghobi bonsai ini sangat pedas.
Abdurrahman menuturkan, tanaman cabe rawit miliknya ini awalnya adalah tanaman yang tumbuh liar di pekarangan samping rumahnya. Namun, lantaran sayang jika dibuang sia-sia, kemudian dia pun memeliharanya hingga tumbuh subur dan berbuah lebat sampai sekarang. Karena itu, untuk keperluan dapur pun, dia mengaku tak pernah membeli cabe di pasar.
“Tumbuh sendiri asalnya, di pekarangan ini. Ya alhamdulillah terus hidup subur, ya sampai sekarang ini. Pada umumnya, tanaman cabe itu, biasanya paling tingginya hanya satu meter dan usianya tiga bulan dan kemudian mati. Berbeda dengan cabe milik saya ini, tingginya 3 meter dan usianya sudah 15 bulan” kata Abdurrahman, pemilik tanaman cabe Rabu (29/12/2010).
Dijelaskan Abdurrahman, tak hanya mampu bertahan hidup hingga tahunan. Namun, tanaman cabe rawit miliknya tersebut juga terus menerus berbuah. Yakni, berbuah sepanjang tahun, alias buahnya tidak ada habisnya. ”Ini cabe rawit biasa, buat sambel itu. Cuman buahnya tidak putus, atau terus berbuah alias non stop. Rasanya enak pas, pedesnya," imbuhnya
Situasi Terkini Gunung Bromo Warga Berjaga-jaga, Khawatir Bromo Meletus Hebat
Probolinggo - Menyusul Gunung Bromo kembali meletus dan mengeluarkan suara gemuruh, Rabu (29/12/2010), warga Suku Tengger mulai berjaga-jara dan siaga. Hal itu dikarenakan warga sempat panik dengan letusan dan kempulan asap serta material vulkanik cukup besar.
"Sekarang warga bersama para dukun dan perangkat desa berjaga-jaga, Gunung Bromo meletus lebih besar dibanding petang tadi," kata Ketua Dukun Suku Tengger, Mujono pada beritajatim.com, Kamis (30/12/2010) dini hari.
Dia menambahkan, sekarang warga bersama tokoh masyarakat melakukan ronda malam untuk antisipasi. Sehingga bila ada bahaya besar mengancam segera melakukan pengungsian.
"Sudah saya himbau pada para dukun untuk mengungsi bila Bromo mengancam warga," tutur pria yang tinggal di Desa Ngadas Kecamatan Sukapura itu.
Sementara Camat Sukapura, Hudan Syarifuddin mengatakan, pihaknya terus melakukan himbau pada warga untuk mengungsi sesuai rekomendasi PVMBG Bandung. Namun, banyak warga masih enggan mengungsi dan menganggap situasi masih aman.
"Saya sudah melakukan himbau bersama relawan, polisi dan TNI untuk mengungsi, karena mereka sulit diajak, kami bilang jika tidak merasa aman untuk cepat mengungsi Posko Pengungsian di Kecamatan Sukapura," ungkapnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, ada 50 warga Desa Ngadirejo mengungsi di posko becana Bromo di Kecamatan Sukapura dan sebagian warga ada yang mengungsi ke rumah sanak familinya. Warga mengungsi dikarenakan Bromo meletus dan bergemuruh jam 17.00 -18.00 WIB
"Sekarang warga bersama para dukun dan perangkat desa berjaga-jaga, Gunung Bromo meletus lebih besar dibanding petang tadi," kata Ketua Dukun Suku Tengger, Mujono pada beritajatim.com, Kamis (30/12/2010) dini hari.
Dia menambahkan, sekarang warga bersama tokoh masyarakat melakukan ronda malam untuk antisipasi. Sehingga bila ada bahaya besar mengancam segera melakukan pengungsian.
"Sudah saya himbau pada para dukun untuk mengungsi bila Bromo mengancam warga," tutur pria yang tinggal di Desa Ngadas Kecamatan Sukapura itu.
Sementara Camat Sukapura, Hudan Syarifuddin mengatakan, pihaknya terus melakukan himbau pada warga untuk mengungsi sesuai rekomendasi PVMBG Bandung. Namun, banyak warga masih enggan mengungsi dan menganggap situasi masih aman.
"Saya sudah melakukan himbau bersama relawan, polisi dan TNI untuk mengungsi, karena mereka sulit diajak, kami bilang jika tidak merasa aman untuk cepat mengungsi Posko Pengungsian di Kecamatan Sukapura," ungkapnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, ada 50 warga Desa Ngadirejo mengungsi di posko becana Bromo di Kecamatan Sukapura dan sebagian warga ada yang mengungsi ke rumah sanak familinya. Warga mengungsi dikarenakan Bromo meletus dan bergemuruh jam 17.00 -18.00 WIB
Langganan:
Postingan (Atom)


